Bismillahir rohmanir rohim
Munafik berasal dari
bahasa arab yang berarti orang yang lahirnya berbeda dengan yang ada dalam
hatinya. Ada sebuah pepatah orang yang manis dibibir tetapi lain di hatinya.
Sedang menurut
istilah munafik adalah orang yang antara ucapan dengan perbuatannya sangat jauh
berbeda (tidak ada kesamaan antara hati dan perilaku).
Orang mengucapkan
bahwa dirinya beriman kepada Allah swt padahal hatinya tidak beriman,menganggap
bahwa ada sesembahan selain Allah swt.
Sikap yang demikian
itu dijelaskan dalam Al-Qur’ansurah Al-Baqarah (2) ayat 8.
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آَمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآَخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ
Artinya: “Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian ," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Baqarah: 8)
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آَمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآَخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ
Artinya: “Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian ," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Baqarah: 8)
Orang munafik itu
memiliki ciri-ciri yang menunjukan sifat kemunafikkannya.
Adapun ciri-ciri
kemunafikan itu. Antara lain :